Jakarta Butuh Revolusi Budaya!

Perubahan Lanskap Bisnis (2): Pendidikan dan Bahasa Inggris

Posted in Obrolan Santai, Pemikiran, Surat dari Amerika by ian on January 10th, 2008

Sebenarnya saya masih ingin membahas Korean Pop industry sebagai lanjutan posting Perubahan Lanskap Bisnis (1): Kpop. Tapi kebetulan saya mendapati sebuah video dokumenter yang menarik tentang fenomena lain namun masih seputar Negeri Ginseng. Kali ini berkaitan dengan pendidikan, kasus khususnya bidang bahasa Inggris.

Dengan kasat mata pun kita bisa melihat bahwa Korea telah mencpai tingkat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Kok bisa, ya?

Happy New Fear 2008!

Posted in Obrolan Santai, Surat dari Amerika by ian on December 21st, 2007

Happy New Year Fear 2008!

Dalam 10 hari 45 menit satu angka terakhir tahun di pojok kanan bawah layar komputer kita akan berubah dari “7″ menjadi “8.” Ya, tidak terasa sudah berganti tahun lagi. Wooo, tapi tunggu dulu, apa memang benar tidak terasa? Kalau sampai tidak terasa berarti tahun 2007 ini sia-sia, donk?

Dan semakin saya meneruskan tulisan ini, hitungan mundurnya semakin kecil, dari tepatnya 10 hari 45 menit mungkin sekarang tinggal 10 hari 41 menit.

Anyway, mungkin banyak dari kita yang akan mempersiapkan Resolusi 2008. Semoga harapan teraih dan impian jadi kenyataan, tapi jangan lupa usahanya!
Buat saya, masih sebagai sekuel dari tahun- tahun sebelumnya, satu tema di tahun ini: Apa itu?

I Wish This was Jakarta

Posted in Obrolan Santai, Surat dari Amerika by guebukanmonyet on December 19th, 2007

baltimore1.jpg

Last week I had the chance to visit Baltimore with a friend. I hadn’t been there since last summer and the memory of the beautiful harbor and the old buildings had been haunting my mind for months and I just couldn’t wait to go there again. This time I decided to spend my time not at the harbor but instead I chose to explore another part of the downtown which was just a few blocks away from the harbor where they have antique stores and old restaurants. My one-and-a-half-hour drive was so worth it.

When my friend and I finally arrived it was raining pretty hard and the weather was very cold. When I got off the car, my fingers started to shake as I could feel the freezing weather struck my very deepest bones. I quickly wear my gloves so that my fingers could feel a little bit warmer. Do you have the same wish?

Perubahan Lanskap Bisnis (1): Kpop

Posted in Obrolan Santai, Pemikiran, Surat dari Amerika by ian on December 7th, 2007

Peringatan: Posting cukup panjang

Jaman sekarang hampir semua hal sudah diharapkan untuk dapat diintegrasikan satu sama lain. Alat komunikasi bukan lagi telpon engkol milik Bung Karno dulu. Bukan juga sebatas handphone Nokia 3310. Everything is beyond imagination. Sebuah handphone sekarang sudah dilengkapi kemampuan seperti sebuah digital camera, MP3 player, digital organizer, bahkan semakin mendekati sebuah portable computer. Lanskap bisnisnya telah berubah dari hanya bisnis alat komunikasi menjadi bisnis perangkat elektronik pribadi terintegrasi. Tapi bukan itu yang ingin saya sentuh di posting ini, melainkan bisnis hiburan.

Ya, bisnis hiburan dan tepatnya Korean showbiz industry. (more…)

Cepat Bilang “I Love You” kepada Orang Tua Anda

Posted in Moral dan Budaya, Obrolan Santai, Surat dari Hongaria by sherwintobing on November 26th, 2007

bebek23.jpgArtikel ini sedikit berkaitan dengan membahagiakan orang tua. Sebagai manusia yang normal tentu orang tua kita ingin memiliki kebahagiaan dan indahnya perasaan dicintai. Fokus pembahasan sengaja ditujukan ke orang tua karena beberapa hal tertentu yang akan dibahas di bagian akhir artikel ini. Lantas, apa yang dimaksud dengan membahagiakan orang tua? Apa pula pentingnya membahagiakan orang tua?

Kita dapat membagi cara membahagiakan orang tua menjadi dua cara:

1. Melalui Tindakan Konkrit

Membahagiakan orang tua tidak semata-mata berarti kita harus membelikan mereka hadiah atau semacamnya. Kita bisa memulai dengan hal-hal sederhana seperti berprestasi di sekolah atau universitas yang jelas akan membuat mereka merasa bangga, memberikan perhatian lebih, menunjukkan sikap hormat, mendoakan mereka, dan sebagainya. Say, I Love You

Sumpah Pemuda di Era Globalisasi?

Posted in Obrolan Santai, Pemikiran, Surat dari Amerika by ian on November 16th, 2007

Joko: Ndro, tau gak loe tanggal 28 Oktober tuh diperingati sebagai hari apa?

Hendro: Mene ketehe’. Tergantung harinya lah, minggu ato senen. Emangnya tanggal segitu hari apa?

Joko: Wah parah loe…Tanggal 28 Oktober tuh Hari Sumpah Pemuda. Gitu aja kagak tau loe. You suck, man!

Hendro: Sumpe loe?!?

Joko: It’s not Sumpe Loe, but Sumpah Pemuda!

sumpahpemuda.jpgTerlepas dari benar-benar terjadi atau tidaknya percakapan di atas, tapi itulah gambaran kasar percakapan generasi Milenium kita, meski nama mereka lebih mencerminkan nama-nama generasi X. Pertanyaannya memang bisa jadi, “Apakah Sumpah Pemuda masih relevan di era globalisasi sekarang ini?”. Saat ini bahasa Inggris sudah seperti Bic Mac dkk (hamburger) yang yang dulunya dianggap makanan mewah namun sekarang sudah hampir sekelas bakso urat. Baca terus yuk!

Tata Krama Nge-blog: Belajar dari Bloggers Negara Lain

Posted in Obrolan Santai by jenniesbev on November 9th, 2007

Oke, gara-gara saya dinobatkan sebagai Selebriti Blogger versi Pesta Blogger 2007, ada beberapa hal yang rasanya perlu saya share di sini. Ada rasa tanggung jawab terhadap penghargaan tersebut.

Apalagi mengingat saya sudah ngeblog sejak 2002 (di blog korporat asal Eropa dan Amerika) dan sudah punya beberapa kolom online sebagai Contributing Editor, Managing Editor, Channel Manager, bahkan sebagai Country Manager semasa Web 1.0 sejak 1998 dan berakhir 2000 (kolom-kolomnya sudah pada gulung tikar). Semuanya ini saya tulis dalam Bahasa Inggris dan komunikasi dengan pembaca dan para rekan-rekan blogger semuanya dalam bahasa ini.

Ada beberapa hal yang cukup membuat saya terperangah ketika membandingkan komunikasi antar pengguna media online dan para blogger asal Indonesia dan Tanah Seberang. Gunakan informasi ini bukan untuk membuat kita semua merasa “tersinggung” dan “sakit hati,” namun sebagai bahan pembelajaran untuk menjadi lebih dewasa dalam pergaulan online, yang merupakan salah satu bentuk pergaulan internasional.

Mengapa penting saya tekankan “pergaulan internasional”? “The world is flat,” kata Thomas L. Friedman dan sekarang informasi dapat direlay dalam nanoseconds ke mana saja di penjuru dunia. If you’re good, the whole world will know. If you are bad, the whole world will also know.

Perbandingan untuk bahan pembelajaran:
(Disclaimer: generalisasi berdasarkan observasi, bukan berdasarkan riset ilmiah mendalam.) Baca Terus

Toyota, TQM, dan Revolusi Budaya

Posted in Moral dan Budaya, Obrolan Santai, Pemikiran, Surat dari Amerika by ian on October 23rd, 2007

389175128_307b93821b_m.jpgMoving You Forward

Kenal kan dengan logo di samping? Ya, Toyota adalah salah satu global brand buatan Jepang. Sebuah merek yang merupakan perwujudan dari semangat dan kualitas Jepang. Sebuah merek yang memutar balikkan keadaan dari Jepang yang diporak-porandakan Amerika di Perang Dunia II menjadi Jepang yang membuat perusahaan-perusahaan otomobil Amerika hampir gulung mesin.

Toyota hanyalah satu dari sekian banyak merek made in Japan yang menjulangkan kejayaan di seluruh dunia. Kejayaan yang terwujud dari semangat tak kenal menyerah. Kenyataannya, orang Jepang memang terkenal sebagai pemikir dan pekerja keras dan cerdas. Banyak sudah ide brilian yang dihasilkan dan bertebaran di seluruh dunia. Lihat saja produk-produk inovatif lainnya seperti Honda, Sony, Nintendo, Kao, Pocari Sweat, sampai snack Megumi Minori. Lihat pula ide-ide aneh bin ajaib mereka macam Moving Forward here

Anger Management

Posted in Obrolan Santai, Pemikiran, Surat dari Amerika by ian on September 28th, 2007

anger_management_l.jpgBulan Ramadhan identik dengan kesabaran. Orang sabar disayang Tuhan. Tetapi, untuk menjadi orang yang sabar bukanlah suatu hal yang mudah. Mengapa tidak mudah karena tampaknya yang lebih mudah adalah menjadi marah. Maka dari itu yang ingin saya bahas dalam debut saya ini adalah tentang Anger Management. Di sekolah bisnis saja ada Operational Management, yang intinya belajar agar bisa menjalankan fungsi operasional dengan baik dengan sumber- sumber yang ada. Maka Anger Management bertujuan agar kita bisa mengendalikan kemarahan kita menjadi hal yang positif.

Anger (kemarahan) merupakan salah satu potensi manusia. Umumnya semua orang sudah sadar bahwa mereka memiliki potensi ini. Tapi baru sedikit yang bisa mengaplikasikan Anger Management. Jeleknya, kalau potensi ini sedang keluar, bahkan bukan hanya orang yang marah tidak bisa me-manage anger-nya, tapi justru dirinya yang dikontrol oleh anger-nya sendiri. Nah ini yang bahaya. (more…)

Tagged with: , ,